Langsung ke konten utama

Working Space Budget Starter


Setelah dua tahun menghuni tempat kos yang sama, rasanya bosan jika tidak ada perubahan visual di dalamnya. Untuk itu saya membuat ruang kerja (working space) baru dengan setup minimalis. Minimalis dalam hal kerapian (ngga banyak kabel device) dan warna yang cukup memanjakan mata. Berikut pengalaman saya dalam membuat setup minimalis dan tentunya bisa dibilang budget starter.

Meja & Kursi

Pemilihan meja dan kursi merupakan hal terpenting dalam membuat setup minimalis. Pasalnya, setiap orang memiliki kebutuhan masing-masing baik dimensi meja dan selera warna. Ngga banyak toko furnitur di Bandung yang saya tahu sehingga saya hanya melihat di situs informa dan mendatangi informa langsung untuk melihat meja-meja yang telah dirangkai. Hal yang menjadi pertimbangan saya adalah space atau tempat untuk menaruh meja yang akan saya beli, harus pas bahkan presisi untuk ubin lantai kamar saya. Sebelum saya menuju informa terlebih dahulu saya mengukur batas maksimal yang akan saya tempati untuk setup baru ini. Setelah tiba di Informa, Living Plaza Dago, mata saya tertuju pada satu set meja dan kursinya karena warnanya yang serasi. Setelah saya berkeliling dan mencocokan budget, saya memutuskan untuk mengambil jenis Heidi Office Table Oak White dengan harga 1.499.000 belum termasuk diskon 50%. Harga yang sangat cocok untuk budget mahasiswa. Untuk kursi saya tidak memilih seperti yang dipajang karena harganya yang tidak sesuai budget, yakni 999.000 karena sebelumnya saya telah mematok budget maksimal satu juta untuk meja sekaligus kursinya. Saya lebih tertarik dengan kursi santai seharga 659.000 belum termasuk diskon 42%.


Perakitan dan Hasil
Salah satu hal yang paling menjengkelkan bagi saya yaitu merakit furnitur. Pasalnya diperlukan ketelitian dan kesabaran meskipun sudah tersedia manual yang cukup jelas.


Setelah merakit kurang lebih 2 jam, berikut penampakan setup baru saya untuk trial hari pertama karena saya yakin pasti akan banyak perubahan baik penambahan barang-barang di sekitar meja kerja tersebut. Saya menambahkan tanaman artifisial ala youtuber dengan maksud untuk menambah kesan rapi dan juga untuk menutupi kabel jika nantinya akan ada.

Setup awal

Laci meja

Milestone setup



Seperti yang saya bilang sebelumnya, akan ada perombakan-perombakan karena pada dasarnya manusia itu tidak akan pernah puas. Berikut perkembangan setup saya dari awal hingga artikel ini terbit.

Rincian setup pertama:
  • Laptop HP Spectre X360 4100dx: 8,2 juta; bekas. 
  • Mouse logitech M331 silent plus: 165 ribu
https://www.amazon.com/Logitech-Silent-Wireless-Large-Mouse/dp/B01JPOLKDW/ref=sr_1_2?s=electronics&ie=UTF8&qid=1527313391&sr=1-2&keywords=m331&dpID=41BuIIuHhwL&preST=_SY300_QL70_&dpSrc=srch

Setup awal
Dari setup di atas saya mulai berpikir untuk menambahkan sebuah monitor karena saya beranggapan warna layar laptop saya kurang ciamik untuk kerja dengan waktu yang lama. Saya tipe orang yang suka layar monitor cool alias cenderung berwarna biru terang, tidak warm seperti kusam. Saya menambahkan monitor LGMP77 dengan spesifikasi 24" dan panel IPS. Berikut penampakan setup kedua dengan monitor yang ditenagai laptop tersebut. Untungnya laptop saya dapat dilipat sehingga menambah kesan minimalis dengan kabel yang tidak begitu ruwet. Untuk itu diperlukan kabel manajemen yang harus dipersiapkan khusus.

Kabel manajemen






Untuk setup ini terntu dibutuhkan budget tambahan untuk monitor, keyboard, dan mouse namun kebetulan barang-barang tersebut sudah pernah saya beli setahun belakangan dan menganggur sehingga coba saya gunakan. Namun ada malpenggunaan untuk monitor yaitu stand yang dipasang tidak sesuai prosedur. Saya hanya meletakkan di dudukan bawahnya tanpa ada pengaman sehingga dapat terpeleset kapan saja jika ada getaran yang cukup kencang. Ini saya lakukan untuk menutupi kabel-kabel di belakang layar tersebut.

Berikut rinciannya kebutuhan setup kedua:
  • LGMP77: Harga beli 1,8jt; bekas. Diskontinu
  • Keyboard bamboo for macbook: Sekitar 200 ribu di ecommerce Indonesia. 
  • Kabel HDMI: 25.000
  • Tanaman artifisial: 35.000
setup ini sangat nyaman, lebih nyaman dibandingkan menggunakan laptop itu sendiri baik lebih smooth maupun layar yang lebih mumpuni meskipun resolusinya sama yaitu 1080p.

Untuk setup ketiga, saya menggunakan komputer yang berada sekitar 8 meter kabel dari setup saat ini. Alasannya yaitu saya membutuhkan peforma yang lebih baik dibandingkan menggunakan laptop itu sendiri dan juga khawatir akan umur baterai laptop saya. Untuk itu saya menarik kabel HDMI dan Ethernet sepanjang 10 meter dari komputer yang berada di ujung kamar saya. Komputer tersebut saya rakit pada akhir tahun 2016 dengan spesifikasi sebagai berikut.


Berikut penampakan komputer tersebut terlihat dari setup

Komputer di bawah rak buku
Saya juga menambahkan Nintendo Switch di meja kerja baru saya untuk membuang rasa bosan  ataupun ketika benar-benar suntuk. Juga, saya menambahkan keranjang sampah dan keranjang ATK yang saya peroleh dengan harga 40 ribu dan 25 ribu rupiah di Informa. Berikut penampilan full setup akhir yang telah saya nobatkan dan mantapkan untuk tidak berubah lagi 



Add-ons

Sebenarnya saya sedikit menyesal membeli kursi putih tersebut karena sedikit kurang tinggi untuk meja saya, namun karena pertimbangan minimalis saya membeli produk tersebut. Adapun tambahan untuk mendukung kursi tersebut nyaman yaitu U shape seat cushion Informa dan bantal PS4 controller. Untuk menambah kenyamanan audio (saya audiophile) saya menambahkan speaker BOSE Soundlink mini II
  • Seat cushion: 269.000
  • Bantal custom: 90.000 (tokopedia)
  • Speaker: 2,2 juta; bekas. 
https://www.amazon.com/gp/product/B00WK47UZC/ref=ox_sc_mini_detail?ie=UTF8&psc=1&smid=A1BOQE92KEJP1H


Dan semua kembali ke pilihan masing-masing yang akan disesuaikan dengan kebutuhan, selera dan juga budget. Namun dengan setup yang pertama hanya membutuhkan budget 1 juta rupiah untuk mendapatkan setup minimalis !!


Bandung,
26 Mei 2018

Komentar

Popular Posts

Liburan Sebulan di Kampung Halaman dengan Pendapatan 350 Juta #1

Menjajal Kereta Gerbong Wisata Prioritas

Kere Hore di Era Digital dan IoT